Hai…selamat datang!

Perjalanan hidup setiap manusia di dunia ini tidak pernah sama. Demikian juga halnya dengan bagaimana setiap manusia itu memberi makna atas perjalanan hidupnya. Blog ini merupakan refleksi pribadi atas apa yang saya lihat, dengar, pikirkan, dan alami sehari-hari. Tulisan-tulisan dalam blog ini juga dibuat dengan jujur dan apa adanya. Tujuan dari blog ini semata-mata ingin menunjukkan bahwa hidup ini sungguh mempunyai makna, dan itu tergantung bagaimana kita memaknainya.

Senin, 18 Oktober 2010

Harapan (penutup Trauma bagian 1 dan 2)

(sambungan dari bagian 2) 

Harapan! Itulah yang membuat bunda bisa bertahan melalui hari-harinya yang "panjang" di tempat itu. Harapan itulah yang juga membuatku dan keluarga tidak menyerah dan terus berusaha mencari jalan untuk segera mengeluarkan beliau dari sana. Dan memang benar, harapan itu menguatkan kita untuk tidak menyerah dan terus berjuang, sampai kita mendapatkan apa yang kita usahakan!


Demikianlah dengan terus berharap dan berdoa, Bunda pada akhirnya bisa keluar dari tempat itu. "Rasanya seperti mimpi," begitulah kata beliau tentang pengalamannya selama beberapa hari harus berpisah dari kami dan tinggal di tempat tersebut. Jujur, kami pun merasakan hal yang sama: peristiwa itu tidak pernah terlintas sedetik pun dalam pikiran kami, tapi kami toh harus mengalaminya!


Sampai hari ini pun, kami terus berharap dan berdoa supaya kebenaran bisa terungkap: siapa yang salah, siapa yang benar. Upaya kami mengungkapkan kebenaran ini masih berproses terus. Apakah kami bisa mendapatkan kebenaran (dan keadilan) itu? Pertanyaan itu belum bisa dijawab sekarang, tapi dengan harapan, kami tidak akan menyerah, karena kami yakin bahwa jawaban itu akan segera datang!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar